Pendirian Penting Bagi Tentara Nasional Indonesia

Pendirian Penting Bagi Tentara Nasional Indonesia

Pada Selasa, Mayjen Mick Ryan mengunjungi Lembaga Pertahanan Negara (Lemhanna) Wakil Walikota TNI Marsekal Vico Saiofan, Wakil Gubernur Lemhanna RI di Ruang Gubernur Lemhanna RI. 3, 2020.

Vico dan Mick memulai percakapan tentang Pusat Bahasa Indonesia di Melbourne. Pusat Bahasa Indonesia adalah fasilitas bagi orang Indonesia yang belajar di Australia, dan jika orang Australia ingin belajar di Indonesia, mereka dapat belajar bahasa Indonesia terlebih dahulu di Pusat Bahasa Indonesia.

Selain itu, Vico dan Mick Ryan saling bertukar informasi mengenai sumber daya manusia (SDM) di masing-masing instansi. “Profesional adalah pensiunan personel sipil dan militer,” kata VK mengacu pada informasi tentang personel profesional (toprof) di Lemhanna RI. Selain itu, Vico menjelaskan bahwa Taprof di RI Lemhanna sangat membantu dalam memberikan masukan bagi perkembangan teknologi yang ada.

teknologi pertahanan dan  ilmu Taprof yang berpengalaman

Selain itu, Taprof mengkhususkan diri dalam teknologi pertahanan dan sangat mengharapkan ilmu dari Taprof yang sudah memiliki banyak pengalaman. Peserta Leinster datang dari berbagai kalangan, terutama TNI, Polri dan akademisi, serta warga negara.

Usai membahas AD, Mick Ryan menjelaskan bahwa ADC saat ini sedang mengembangkan teknologi untuk pembelajaran science-fi khusus untuk pelajar. Diasumsikan bahwa adalah mungkin untuk melatih imajinasi dalam banyak cara. “Setiap tahun teknologi baru hadir dengan sains-fi baru, kami mengeksplorasi teknologi baru,” kata Mick. Peserta ADC berasal dari berbagai latar belakang, seperti RI Lemhanna.

Mick Ryan kemudian menjelaskan bahwa ADC bekerja untuk meningkatkan berbagai bidang pelayanan publik. Menurutnya, akses pelayanan publik di Indonesia bisa dilakukan di berbagai departemen di Australia.

Pendirian Penting Bagi Tentara Nasional Indonesia

Kunjungannya ke Kepala Badan Hukum

Dalam kunjungannya ke Kepala Badan Hukum dan Kerjasama, Laksamana Pertama Budi Setivan, S.T. Bersama Vik. Dan Kolonel Senior Divisi Eda Suprianto, S.T. Dan Mick Ryan bersama Sarah Russell-Furnham, Direktur Pertahanan untuk Politik Internasional Australia.

Untuk pertama kalinya, Lembaga Pertahanan Negara (Lemhanna) mengundang peserta asing untuk mengikuti kursus reguler mereka. Australia adalah negara pertama yang menerima kehormatan ini.

“Kami merasa terhormat dan senang bahwa Australia adalah negara asing pertama yang diundang untuk mengirim peserta kursus reguler ke Lembaga Pertahanan Nasional Indonesia mulai tahun depan,” kata Duta Besar Australia Bill Farmer dalam siaran pers. Redaktur artikel ini.

Pertahanan dan Strategis di Leinster

Undangan dari Leinster merupakan bukti hubungan baik antara Australian Defence College dan Pusat Studi Pertahanan dan Strategis di Leinster. Kerja sama yang baik ini sudah berlangsung sejak kedua belah pihak menandatangani kerja sama yang erat di bidang pendidikan pada Oktober tahun lalu.

Perwakilan dari Akademi Pertahanan Australia bertemu dengan mitra mereka di Leinster pada hari Selasa untuk membahas tantangan keamanan saat ini seperti pemanasan global, bencana alam dan kejahatan di seberang perbatasan. Ini merupakan aksi pertama kedua perusahaan setelah menandatangani kontrak.

“Pembicaraan ini akan memberikan kesempatan unik bagi para pemimpin masa depan di kedua negara untuk mengembangkan pemahaman bersama tentang masalah keamanan regional dan untuk menyadari bahwa banyak dari tantangan ini hanya dapat diatasi secara efektif melalui kerja sama yang berkelanjutan,” kata petani itu.

Lembaga Pertahanan Nasional Indonesia

Kolaborasi antara Australian Defence College dan Lembaga Pertahanan Nasional Indonesia mencerminkan hubungan pertahanan yang erat antara kedua negara. Pendidikan tetap menjadi pilar penting dalam pertahanan bilateral.

Kedua organisasi menyatakan kesediaan mereka untuk memperkuat hubungan kolaboratif melalui wacana pendidikan yang luas antara peserta pada tantangan strategis.

Selama kunjungan ke Indonesia, para peserta di Pusat Studi Pertahanan dan Strategis memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang keamanan, situasi budaya dan sejarah dan keadaan tetangga dekat Australia melalui pertemuan dan diskusi dan kunjungan dengan pejabat militer, pemerintah dan industri. Monumen budaya penting.

Spread the love