Kereta Tercepat Di Indonesia Yang Segera Dioprasikan

Kereta Tercepat Di Indonesia Yang Segera Dioprasikan

Indonesia sedang mencoba membangun kereta api berkecepatan tinggi sendiri yang dapat melaju dengan kecepatan lebih dari 200 kilometer per jam. Sementara kereta prototipe akan mulai beroperasi tahun depan. Kereta tercepat akan diuji coba di jalur Maksar-Parapare di Sulawesi Selatan. Moladi Sunong Harjono, Direktur Pusat Infrastruktur dan Teknologi Sistem Transportasi BPPT, menjelaskan konsorsium yang ditunjuk BPPT sebagai koordinator dan PT sebagai integratornya.

Model kereta kecepatan tinggi dari Jepang, Cina dan Eropa digunakan sebagai referensi. “Sekarang sedang menuju ke detail engineering project sehingga bisa dibuat prototype. Mudah-mudahan pertengahan tahun depan pekerjaan ini sudah bisa dimulai.” Ia menjelaskan, kereta api lokal akan segera dirancang dengan kecepatan 220-230 km per jam.

Kereta listrik atau KRL Jabodetabek

Bandingkan dengan kecepatan kereta listrik atau KRL Jabodetabek yang 80-100 kilometer per jam – karena dirancang sesuai kebutuhan pengoperasian dengan jarak dekat antar stasiun. Atau kereta luar kota yang dirancang dengan kecepatan 120 kilometer per jam. Kereta ekspres juga didesain lebih baik dari kereta tercepat yang saat ini dimiliki oleh dan berjalan dengan berjalan kaki. Kecepatan kereta api adalah 160 km per jam.

Seperti apa bentuknya? INKA, menurut Moladi, menggunakan sistem diesel multi-mesin untuk mencapai kecepatan ini: generator penggerak mesin diesel, dan mesin penggerak generator di atas roda. Ia mengatakan, cara ini bisa memberikan jarak yang lebih jauh dibandingkan kereta diesel biasa. Kemudian dikelilingi oleh listrik.

Merancang bogie KRL

Kereta Tercepat Di Indonesia Yang Segera Dioprasikan

“Itu diukur dan pada akhir tahun saya berharap detail dan format proyek dapat diterima.” Yang jelas, kata Mladi, kereta api berkecepatan tinggi akan menggunakan spesifikasi broad rail yang lebih relevan dibandingkan kereta api di dunia. INKA digunakan di negara ini. Kereta yang lebih lebar dikatakan menjaga stabilitas kereta dengan bergerak lebih cepat di atasnya.

“Batas teknisnya masih bisa digandakan menjadi 1,8 atau 2,0 kilometer,” jelasnya. Ukur desain rawa atau roda dan infrastruktur bodi kereta. Untuk protokolnya, BPPT merancang bogie yang saat ini digunakan untuk KRL, lampu rel LRT dan yang saat ini digunakan di Maksar-Pirpara. “Saat ini kami sedang mengerjakan desain bogie untuk kereta api dengan kecepatan lebih dari 200 km/jam,” kata Moladi.

Fasilitas dan INKA atau Menteri Perhubungan

Banyak kampus lain, seperti Institut Teknologi Sappho Nopembert Surabaya (ITS), mendukung interior kereta api dan Universitas 11 Maret Surakarta (UNS) dalam proses manufaktur atau pengelasan. “Hampir semua universitas terlibat,” kata Moladi. Tes desain aerodinamis direncanakan akan dilakukan secara lokal menggunakan peralatan aerodinamis BPPT. Soal uji jalan tol, fasilitas dan INKA atau Menteri Perhubungan sudah siap. “Selain perlengkapan, kami hanya membutuhkan 10 kilometer untuk pengujian lebih lanjut,” kata Moladi. MAKASSER – Rencana Uji Rute Perlengkapan Diumumkan oleh CEO PT Inc. (PERCERO) Buddy Noventuro pada Senin, 23 Agustus 2021, dalam rangka HUT BPPT ke-43. Webinar menunjukkan dalam seminggu kemarin seberapa cepat DP siap mengumpulkan uang untuk kereta api.

Kereta cepat 11805 mencapai Jakarta-Bandung (KCJB) yang didatangkan dari China dan Indonesia. Penyelesaian sepanjang jalan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan proyek yang akan beroperasi pada akhir tahun 2022. Dapatkan informasi, dorongan, dan wawasan di email Anda. Email Registration Sekretaris Perusahaan PTG Carita Sept Indonesia Mirza Surya mengatakan progres proyek KCJB saat ini sudah lebih dari 78,65%.

Dikatakannya, “Meski memenuhi semua persyaratan rel untuk jalur KCJB, proses penyelesaian proyek KCJB cepat dan kami lebih berharap KCJB akan memenuhi harapan pada akhir tahun 2022. Akan dapat bekerja sebagaimana mestinya. . ” Mirza dilansir Kompas.com, Sabtu (25/

Spread the love